Akhirnya Maharani Muncul Di Depan Publik Memberikan Pengakuan


Akhirnya Maharani Muncul Di Depan Publik Memberikan Pengakuan - Maharany (19), perempuan yang ikut tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Ahmad Fathanah, akhirnya muncul di depan publik. Maharany menceritakan pertemuannya dengan Ahmad Fhatanah di Hotel Le Meridien.

"Ketemu sendiri. Ketemu di cafe hotel dan berdua saja," ujar Maharany di Hotel Nalendra, Jalan Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (5/2/2012).

Mahasiswi yang akrab disapa Rani ini menyatakan, saat penangkapan, dia dan Fathanah sedang berada di cafe hotel. "Tidak benar di kamar. Tetapi di lobi, di cafe hotel," ucapnya.

Ketika bertemu Fathanah, Rani sempat menanyakan identitas pria yang disebut dekat dengan eks Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishaaq. Untuk menyakinkan Rani, Fathanah juga mengeluarkan kartu kredit bertuliskan namanya.

"Dia memperkenalkan diri sebagai Ahmad Fathanah. Pekerjaanya apa? Dia bilang pengusaha," terangnya.

Sebelum ikut dicokok KPK, Rany mengaku hanya berbincang dengan Fathanah selama satu jam. " Sekitar satu jam. Saat ngobrol tidak sampai melihat jam," ungkapnya.

Maharany Minta Maaf ke Keluarga, Lingkungan, dan Universitas Moestopo

Maharany (19), dengan terbata-bata meminta maaf. Kata maaf dia sampaikan kepada keluarga, lingkungan, dan Universitas Moestopo, tempat perempuan yang akrab disapa Rani ini berkuliah.

"Dalam hal ini saya minta maaf kepada keluarga dan lingkungan," jelas Rani yang berkerudung oranye di Hotel Nalendra, Jaktim, Selasa (5/2/2013).

Rani berharap maafnya ini bisa mengembalikan keadaan seperti sedia kala. Dia tak ingin karena kasusnya semua menjadi tercoreng. Rani pun seperti ditegaskan pengacaranya Wisnu Wardhana hanya makan malam di Cape di Hotel Le Meridien pada Selasa (29/1) malam bersama Ahmad Fathanah.

"Rani minta maaf ke pihak kampus. Rani minta maaf kepada rakyat seluruh Indonesia apabila berpikir negatif," jelas Rani.

Dalam jumpa pers ini Rani didampingi keluarganya, terdiri dari ibu, paman, dan kakaknya. Rani ikut diamankan KPK dalam penangkapan tersangka impor sapi Ahmad Fathanah. Tapi Rani hanya menjadi saksi dan tak terlibat kasus itu.
Share this article :
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Saung Sule - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger