Imparsial: Parpol Menyimpang dari Agenda Reformasi

VIVAnews - Direktur The Indonesian Human Right Monitor (Imparsial) Al Araf menyatakan partai politik (parpol) menjadi sumber penghambat perubahan selama 15 tahun era reformasi ini. Menurutnya, parpol telah berubah fungsi dan tujuan atau mengalami penyimpangan sehingga kinerjanya tidak menyentuh kepentingan rakyat.

"Kami nilai parpol yang mereproduksi kader, baik di pemerintahan dan parlemen, tidak menjalankan fungsi dan tujuan sejati dalam mewujudkan politik yang otentik yaitu politik yang membahagiakan dan mensejahterakan rakyat," kata Al Araf dalam konfrensi pers di kantor Imparsial, Jalan Slamet Riyadi Raya, Matraman, Jakarta Timur, Minggu 19 Mei 2013.

Al Araf mengatakan parpol melihat kekuasaan tidak untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan rakyat. Namun sebaliknya, justru melihat kekuasaan sebagai sumber keuntungan ekonomi dan politik segelintir pejabat dan parpol yang tengah berkuasa.

"Kondisi ini membuat keadilan tidak terdistribusikan ke masyarakat. Alhasil, situasi seperti ini berdampak pada persoalan penegakan hukum, hak-hak asasi manusia, dan bidang pertahanan dan keamanan," ujarnya.

Al Araf melanjutkan bahwa parpol saat ini telah terjerembab ke dalam lingkaran korupsi. Tak hanya itu, parpol juga semakin kehilangan atau tidak memiliki kejelasan ideologi. "Apa yang diperjuangkan semakin absurd dan tidak jelas. Tidak semata memajukan rakyat tapi segelintir elite partai," tuturnya.

Terus mau apa...? Revolusi...?

'+ ''+ ''+ ''+ ''+*/ 'Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.'+ ''+ ''+ ''+ '' ); clicked++; $("[id^=replyButton_]*").click(function(){ var captchaCode = $("[id^=captcha_code_]*").val(); var textReply = $("[id^=comment_2_]*").val(); var fb_fans = $("[id^=fan_fb]*").val(); var tw_fans = $("[id^=fan_twitter]*").val(); if(captchaCode!='' && textReply!=''){ $('#replyAlert_' + divId).html( '' ); $('#replyBox_' + divId).remove(); var type_ = 'article'; $.ajax({ type: "POST", url: "/comment/insertReply/", data: "captcha_code=" + captchaCode + "&comment_reply=" + textReply + "&parent_id=" + divId + "&article_id=" + articleId + "&type="+ type_ + "&fb_autopost=" + fb_fans + "&tw_autopost=" + tw_fans + "&title=" + ARTICLE_TITLE + "&caption=" + ARTICLE_TITLE + "&link_url=" + ARTICLE_URL + "&description=" + ARTICLE_SUMMARY + "&picture=" + ARTICLE_IMAGES, success: function(msg){ $('#replyContent_' + divId).remove(); $('#replyAlert_' + divId).html(msg); } }); }else{ $('#replyBox_' + divId).html( '' ); } }); if(clicked==1){ $("[id^=replyLink_]*").click(function(){ $('#replyBox_' + divId).hide(); }); } }); } function report(username,idComment){ var captchaRefresh = Math.floor(Math.random() * 999999999); var senderUser = ''; var location = window.location; var str = 'Anda, '+senderUser +', melaporkan penyalahgunaan untuk ID : ' +username+'
dengan URL artikel : '+ location +''; str += '

'; str += '

'; str += '

'; str += ''; str += ''; str += '
Terima kasih telah mengirimkan laporan. Kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran data yang Anda isi. Data ini tidak akan dimunculkan ke publik, namun hanya sebagai data yang akan digunakan untuk memeriksa dan menindak lanjuti permasalahan sesuai topik yang anda kirimkan.
'; jqistates = { state0: { html: str, buttons:{Submit:true, Cancel:false}, submit: function(v,m,f){ var flag = true; var e = ""; var email_status = false; m.find('.errorBlock').hide('fast',function(){ jQuery(this).remove(); }); if(v){ // validasi if(jQuery.trim(f.id_email)!=""){ var emailRegEx = /^[A-Z0-9._%+-]+@[A-Z0-9.-]+\.[A-Z]{2,4}$/i; if (f.id_email.search(emailRegEx) == 0) email_status = true; } if(email_status == false){e += "E-mail tidak boleh kosong / format email salah
";} if(f.id_problem == 0){e += "Pilih topik permasalahan anda
";} if(jQuery.trim(f.id_keterangan)==""){e += "Silakan isi keterangan
";} if(jQuery.trim(f.id_captcha_image)==""){e += "Masukkan captcha
";} if(e==""){ $.ajax({ type : "POST", url : "/comment/report_abuse/", data : "captcha_code=" + f.id_captcha_image + "&idComment="+ idComment + "&topik_masalah=" + f.id_problem + "&keterangan=" + f.id_keterangan + "&id_pelapor=" + senderUser + "&location="+ escape(location) + "&email_pelapor=" + f.id_email + "&id_terlapor=" + username, success : function(msg){ $.prompt.close() jQuery.prompt(msg); } }); //jQuery.prompt.goToState('state1'); }else{ // do noticement failure jQuery('

'+ e +'

').prependTo(m).show('slow'); } return false; } } }, state1: { html: '

Permintaan anda akan segera di proses.
Terima Kasih atas partisipasi anda

', focus: 1, buttons: {Ok: true }, submit: function(v,m){ if(v)return true; } } }; $.prompt(jqistates); }

19 May, 2013


-
Source: http://politik.news.viva.co.id/news/read/414059-imparsial--parpol-menyimpang-dari-agenda-reformasi
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com
Share this article :
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Saung Sule - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger